Politisi PDIP, Aria Bima, memberikan tanggapannya mengenai peluang pergantian Sekretaris Jenderal PDIP setelah Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Aria menyatakan bahwa meskipun seharusnya terdapat pembahasan mengenai hal tersebut, namun sebagai bukan bagian dari DPP, ia belum mengetahui detailnya.
Pembahasan Internal PDIP
-**Keterlibatan Aria Bima **: Aria, yang bukan bagian dari DPP atau DPC PDIP, menjelaskan di gedung DPR RI, Jakarta, bahwa meskipun dirinya tidak mengetahui usulan nama pengganti Hasto, dipastikan bahwa masalah tersebut telah dibicarakan di internal partai.
-**Kematangan Partai **: Aria menegaskan bahwa PDIP sebagai partai yang matang telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menghadapi berbagai dinamika, termasuk dalam kasus seperti ini.
Kasus Tersangka Hasto Kristiyanto
-**Penetapan Tersangka **: Hasto Kristiyanto resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) buronan Harun Masiku terhadap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.
-**Tindakan yang Dituduhkan **: Selain kasus suap, Hasto juga menjadi tersangka dalam kasus perintangan penyidikan, di mana dia diduga menyuruh merendam ponselnya dan Harun Masiku serta menyuruh Harun melarikan diri.
Meskipun belum ada kepastian mengenai pengganti Hasto, PDIP sebagai partai politik yang diakui Aria telah melakukan pembahasan internal untuk menindaklanjuti situasi tersebut.