Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/ Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani dan mengurangi risiko banjir di Indonesia.
Komitmen Pemerintah
-
Fokus: Menangani masalah banjir melalui perencanaan tata ruang dan pengadaan tanah, dengan fokus utama pada wilayah Jabodetabek - Punjur.
-
Sinergi dan Kolaborasi: Betonisasi pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, mengedepankan sinergitas dan menghindari saling menyalahkan.
Langkah-Langkah yang Diambil
-
Rencana Tata Ruang: Detail langkah pengendalian banjir di Jabodetabek - Punjur termaktub dalam Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional, sesuai dengan Perpres 60 Tahun 2020.
-
Tantangan Utama: Implementasi, pengawasan, dan penertiban di daerah menjadi tantangan utama, mengingat adanya perbedaan kebijakan di tiap daerah.
Tindakan Konkret
-
Normalisasi Sungai Ciliwung: Akan segera dieksekusi setelah penetapan lokasi pada akhir April 2025.
-
Sertifikasi Tanah: ATR/ BPN siap melakukan sertifikasi tanah di atas badan sungai dan mendukung penertiban pelanggaran tata ruang.
Langkah-Langkah Pencetus Penanganan Banjir
-
Revisi rencana tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
-
Sertifikasi tanah di kawasan badan air untuk mencegah alih fungsi lahan.
-
Pengadaan tanah untuk proyek pengendalian banjir dengan koordinasi pemerintah daerah.
Koordinasi dan Kolaborasi
-
Dukungan ATR/ BPN: Siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, terutama dalam pengadaan tanah yang berkaitan dengan mitigasi bencana.
-
Arah Menko: Mengarah pada penanganan banjir secara komprehensif dan berkelanjutan, untuk menekan potensi konflik sosial.
Pertemuan dan Arah Kebijakan
-
Rapat Koordinasi: Diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, untuk merumuskan aksi ekosistem pencegahan risiko bencana banjir dari hulu ke hilir.
-
Rencana Aksi: Akan dijadikan acuan dalam langkah-langkah konkret ke depan, berdasarkan pendekatan ekosistem dan lintas sektor.
Peserta dan Pembicara
-
Hadiri Oleh: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Banten, serta perwakilan dari kementerian/ lembaga terkait.
-
Dampingi Wamen: Plt. Direktur Jenderal Tata Ruang, Reny Windyawati.
Melalui koordinasi lintas sektor dan komitmen untuk menjaga ekosistem, diharapkan langkah konkret yang diambil pemerintah akan mampu mengurangi dampak banjir di wilayah tersebut.